Manfaat Digital DetoxDigital detox bermanfaat bagi kesehatan mental

Ramainya jagad sosial media dengan riuh pengguna menjadikan dunia maya makin hingar bingar. Berbagai informasi pun dengan mudah didapatkan bukan hanya dari sejumlah kanal berita, namun juga dari media sosial yang wara-wiri di telpon pintar kita. Karena itu, jangan heran jika belakangan kita makin mudah didera kecemasan, over thinking, stres dan terjangkit sindrom Fear of Missing Out. Itulah sebab pentingnya digital detox. Digital detoks sangatlah baik bagi kesehatan mental kita. Banyak orang alih-alih mengurangi aktivitas digital, yang terjadi kita makin kecanduan dengan handphone dan media sosial.

Riset dari Nielsen Media Company pada tahun 2018 menyatakan bahwa rata-rata orang menghabiskan waktu kurang lebih 11 jam per hari untuk mendengarkan, menonton, atau pun berinteraksi dengan dunia digital. Jadi tidaklah mengherankan jika makin banyak orang mengalami stres, gangguan kecemasan dan gangguan sulit tidur atau insomnia. Bayangkan saja, jika sehari adalah 24 jam, maka waktu 11 jam berarti lebih dari 50% hidup kita, telah digunakan untuk seluruh aktivitas yang berkaitan dengan dunia digital. Kelelahan pikiran, mata terasa panas, dan rasa cemas yang datang tiba-tiba hanyalah sejumlah symptom atau gejala yang dialami, akibat terlalu lama berinteraksi dengan dunia digital.

Menariknya, dampak negatif dari kelehan fisik dan mental ini dialami hampir oleh semua kelompok usia. Tak hanya pada kelompok anak-anak yang saat ini masih melakukan pembelajaran dengan sistem daring dan tatap muka, remaja, bahkan orang dewasa yang harus berjibaku dengan seabrek pekerjaan di kantornya.

Menggunakan telpon pintar dan sejumlah perangkat digital sah-sah saja untuk menunjang kegiatan kita. Namun jika penggunaannya sudah sangat meresahkan, diperlukan kesadaran dan mawas diri untuk mengelola waktu secara bijaksana. Menurut Linda Charmaraman, PhD, senior research scientist at Wellesley Centers for Women and founder and director of the Youth, Media & Wellbeing Research Lab, para remaja sangat rentan mengalami masalah kejiwaan dan gangguan psikologis karena terlalu sering menggunakan media sosial. Oleh sebab itu, disarankan para orangtua berusaha mengontrol anak-anaknya dalam menggunakan media sosial dan jika perlu menerapkan digital detox.

Berikut ini adalah sejumlah manfaat ketika seseorang melakukan digital detox:

a. Meningkatkan Produktivitas

Melakukan digital sangatlah bermanfaat bagi poduktivitas kita. Seseorang akan dapat lebih fokus dengan target-target dan sasaran pekerjaan yang akan dicapainya jika rutin melakukan digital detox. Tak hanya itu, digital detox juga membantu seseorang tetap konsisten dalam menyusun prioritas pekerjaanya karena berkurangnya distraksi saat melakukan pekerjaan.

b. Membangun Koneksi Sosial Yang Positif

Melalukan digital detox pada awalnya cukup sulit, karena kita harus memaksa diri kita untuk tidak terus-menerus bersentuhan dengan telpon pintar kita dan mengurangi menggunakan perangkat digital di rumah. Namun, hikmah positif yang didapatkan justru menjadikan kita lebih terkoneksi dengan orang-orang di sekitar kita. Tak hanya itu, kita juga akan lebih intensif berinteraksi dengan teman, saodara, keluarga dan kerabat, sehingga hubungan sosial kita lebih hangat. Tentu saja hal ini akan menyehatkan mental dan kejiwaan kita.

c. Mengurangi Kelelahan Sensori

Bayangkan saja Anda menatap layar handphone dan computer lebih dari 10 jam per hari, sudah tentu saraf dan sensori Anda akan mudah lelah. Berbagai gangguan yang berkaitan dengan mata, daya ingat, kemampuan fokus dan lainnya akan semakin terasa menganggu kesehatan. Karenanya, melakukan digital detox, sangatlah baik untuk mencegah kelehan sensori dalam jangka panjang. Bahkan digital detox dapat menurunkan resiko dementia atau kepikunan. Hal ini disebabkan dengan digital detox saraf otak kita bekerja tidak terlalu berat dan daya ingat serta fokus otak tetap terkendali.

d. Menyehatkan Mental

Orang yang rajin melakukan digital detox menjadikan jiwa dan pikiran lebih tenang. Setidaknya, kita tidak terlalu sering melihat media sosial, membandingkan kehidupan kita dengan orang lain, tidak gagap saat melihat orang melakukan flexing atau pamer. Dan masih banyak lagi hal positif dari melakukan digital detox yang berdampak langsung bagi kesehatan mental kita.

e. Memelihara Kualitas Tidur

Beberapa orang mengeluhkan sulitnya untuk tidur pada jam yang sama hampir setiap harinya. Padahal pola tidur rutin yang sehat justu dapat berdampak bagi kesehatan koginitif dan fisik kita. Digital detox merupakan salah satu upaya untuk mejaga agar jam tidur seseorang tetap terjaga, bukan terus-menerus menatap layar telpon pintar dari malam hingga menjelang pagi. Suka atau pun tidak, aktivitas ini justru akan menganggu jam tidur kita. (has/ayu)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *