Gangguan Sorry SyndromeMengenal Sejumlah Penyebab Gangguan Sorry Syndrome

Jakarta – kesehatanmental.info – Bagi sebagaian orang, meminta maaf adalah hal yang lumrah. Namun jika hal tersebut Anda lakukan terlalu sering dalam keseharian kita, bisa jadi Anda mengidap Sorry Syndrome. Menariknya, para pengidap sorry syndrome ini justru tidak menyadari bahwa mereka sudah menderita sorry syndrome.

Dalam suatu riset dan penelitian psikologi, penderita sorry syndrome lebih banyak dialami oleh para wanita. Hal ini disebabkan para wanita memiliki kecenderungan mudah meminta maaf jika dibandingkan dengan para pria. Selain itu, lingkungan pergaulan wanita yang cenderung dekat namun kompetitif justru telah berdampak pada tingginya intensitas perilaku meminta maaf dari para wanita, jika dibandingkan dengan kaum pria.

Penyebab sorry syndrome pada dasarnya beragam dan berkaitan satu dengan lainnya. orang-orang yang memiliki rasa percaya diri rendah, lebih mudah didera sorry syndrome jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi. Selain itu, penderita sorry syndrome juga biasanya cenderung enggan berkonflik dengan orang lain. Bagi mereka, meminta maaf justru membuat mereka lebih mudah untuk menghindar dari konflik dan hal-hal yang menyulitkan bagi mereka.

Para penderita sorry syndrome juga tidak ingin terlihat buruk di depan orang lain atau pun orang-orang di sekitarnya. Karena itu, orang dengan sorry syndrome ini akan merasa lebih baik dan nyaman jika meminta maaf pada orang-orang di sekitarnya bahkan untuk sesuatu yang dirasa tidak perlu sekalipun. Dalam beberapa kasus, penderita sorry syndrome merupakan manifestasi dari rasa takut untuk diabaikan dan ditinggalkan oleh orang-orang di sekitarnya. Tak hanya itu, penderita sorry syndrome biasanya juga memiliki kemampuan yang rendah dalam menilai situasi sosial di sekitarnya.

Gejala Gangguan Sorry Syndrome

Orang-orang yang menderita sorry syndrome pada dasarnya memiliki gejala yang bisa diamati dan dicermati. Beberapa gejala bahkan bisa dilihat dalam keseharian kehidupan kita. 

Nah berikut ini adalah sejumlah gejal pada orang-orang yang mengalami sorry syndrome:

  • Para penderita sorry syndrome sering kali meminta maaf terhadap hal-hal yang kadang di luar kendali mereka;
  • Penderita sorry syndrome seringkali juga meminta maaf atas kesalahan yang sebenarnya bukanlah kesalahan mereka;
  • Meminta maaf atas kesalahan orang lain;
  • Kurang mampu mengenali situasi sosial dan selalu meminta maaf dalam intensitas yang sering pada kehidupan keseharian;
  • Mengalami kecemasan saat melakukan interaksi sosial;
  • Rasa percaya diri yang rendah.

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *