Penyebab Gangguan Speech DelayGangguan Speech Delay hendaknya ditangani lebih dini

Jakarta – kesehatanmental.info – Para orangtua perlu waspada jika anak-anak sudah mulai masuk usia 2 tahun, namun tak kunjung mampu mengucapkan kalimat atau sejumlah kata. Pasalnya, anak yang yang sehat, di usia balita biasanya sudah mulai mampu mengucapkan sejumlah kata dan kalimat sederhana untuk berkomunikasi dengan orangtuanya.

Gangguan speech delay atau keterlambatan bicara pada anak, sesungguhnya disebabkan oleh banyak hal. Selain karena faktor yang sifatnya genetic dan fisik, terdapat pula faktor lain yang berupa penerapan pola asuh atau parenting yang kurang tepat sejak dini. Para orangtua yang sering memberikan perlakukan terhadap penggunaan screen time atau paparan layar TV dan gadget terlalu sering diduga bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya speech delay pada anak.

Aktivitas screen time dan paparan layar yang terlalu sering pada anak, justru tidak disarankan oleh para ahli kesehatan anak. Hal ini disebabkan oleh karena aktivitas ini justru hanya akan melemahkan syaraf dan sistem pemrosesan kata maupun bahasa pada anak-anak. Lebih dari itu, seharusnya para orangtua berupaya melatih anak untuk berkata-kata dan mengekspresikan diri mereka. Tindakan ini sangatlah penting, karena dapat menjadikan neuron dan syaraf anak-anak yang terkait dengan kemampuan berbahasa menjadi semakin meningkat.

Nah berikut ini adalah sejumlah tanda jika anak-anak berpotensi mengalami speech delay:

1. Tidak Mengerti Bahasa Sederhana Usia Satu Tahun

Anak-anak yang mengalami gangguan keterlambatan bicara, biasanya sulit untuk memahami bahasa sederhana seperti menujuk sesuatu, mengatakan kata-kata sederhana, sampai dengan respon mata yang tidak sinkron. Bahkan saat orangtuanya melambaikan tangannya, sang anak kurang mampu merespon dengan baik terhadap apa yang dimaksudkan oleh orangtuanya. Oleh sebab itu, jika hal ini terjadi pada Anak Anda, sangatlah perlu untuk diwaspadai.

2. Kesulitan Menirukan Suara

Pada usia 18 bulan, anak-anak dengan gangguan keterlambatan bicara atau speech delay, biasanya akan mengalami kesulitan untuk menirukan ucapan orangtuanya. Tak hanya itu, mereka juga lebih memilik gerakan dibandingkan dengan mengucapkan segala sesuatu yang telah diajarkan oleh orangtuanya. Anak-anak dengan gangguan speech delay di usia ini, juga terkesan asik dengan dirinya sendiri. Oleh karenanya, bagi para orangtua hendaknya, menghindari penggunakan gadget berlebihan bahkan disarakan sebelum 3 tahun tidak menggunakan gadget untuk anaknya lebih dari 1 jam per hari.

3. Sering Mengulang Kata-Kata

Pada anak-anak yang mengalami gangguan keterlambatan bicara, mereka akan susah untuk mengungkapkan segala sesuatu yang ada dalam benak dan pikirannya. Bahkan pada usia 2 tahun, mereka masih akan tetap mengalami kendala terkait dengan cara mengungkapkan ekspresi dan emosi kepada orangtuanya.

Speech delay bukanlah perkara yang mudah. Oleh karena itu, para orangtua hendaknya waspada sejak dini, jika menemukan sejumlah tanda atau gejala yang mirip dengan gangguan speech delay pada anak-anak. Jika masalah speech delay tidak segera ditangani, maka akan berdampak besar bagi kehidupan anak di kemudian hari. Karenanya, upayakan berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis terpercaya untuk mengatasi masalah ini. (hasis/steven)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *