Rasa malas kadang-kadang menjadi salah satu momok yang menakutkan bagi semua orang. Apalagi di tengah tekanan sosial dan tututan zaman yang kian tak terbendung, rasa malas kadang-kadang justru menjadi boomerang dan berdampak negatif. Alih-alih dapat mencapai target dan goal yang diinginkan, yang terjadi justru adalah kekecewaan. Akibatnya, justru menyesal kemudian.
Rasa malas bisa datang kepada siapa pun, tak terkecuali jika dihadapkan dengan tugas dan pekerjaan. Pada beberapa orang, terkadang mengatasi rasa malas justru menjadi tantangan tersendiri. Apalagi jika dalam pekerjaan kita mendapatkan atasan dan tim kerja yang kurang mendukung.
Nah…berikut ini adalah sejumlah cara untuk mengatasi dan mencegah rasa malas yang tiba-tiba menghantui kita, menurut Dr. Mallachi dari Thompson Performance Group Consultant.
1. Susun Daftar Pekerjaan
Menyusun seluruh daftar pekerjaan dan rencana aktivitas, merupakan salah satu cara agar dapat mengatasi rasa malas. Cara ini menjadi salah upaya bagi kita yang kadang-kadang harus menyelesaikan deadline dengan tenggat waktu yang singkat.
2. Jangan Menunda Pekerjaan
Menunda pekerjaan merupakan tindakan yang kurang baik, karena justru menambah beban kerja Anda selanjutnya. Mulailah melukan pekerjaan yang kecil dan sederhana jika memang itu membuat Anda bersemangat. Setelah itu, baru dapat beranjak pada pekerjaan yang lebih kompleks dan sulit. Melalui cara dan strategi ini dapat membantu memotivasi diri Anda untuk kemudian tidak menunda pekerjaan karena alasan pekerjaan berat dan sulit, sehingga berujung malas mengerjakan.
3. Hindari Terlalu Perfeksionis
Menyelesaikan pekerjaan secara sempurna memang bagian dari kepuasan tersendiri, namun perlu juga dipertimbangkan masalah tenggat waktu. Beberapa pekerjaan terkadang memiliki deadline yang ketat. Tak jarang akibat jadwal yang ketat ini, pekerjaan yang seharusnya terselesaikan tepat waktu menjadi molor atau mundur, karena beberapa masalah misalnya, kurang data-data pendukung, review dari atasan yang lama dan faktor lainnya. Oleh sebab itu, segeralah selesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai standard yang telah ditetapkan. Lebih baik menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai standard, daripada pekerjaan yang seharusnya selesai mundur dan mengecewakan banyak orang karena ingin memberikan hasil yang sempurna atau perfect.
4. Cari Bantuan Saat Kesulitan
Mengerjakan pekerjaan secara tim memang cukup menantang. Apalagi jenis pekerjaan ini cenderung lebih banyak mengedepankan kolaborasi dan kerja sama, sehingga kadang harus berkomunikasi dan sesekali beradu argument. Daripada perdebatan tanpa ujung yang berdampak pada Anda jadi malas bekerja, lebih baik meminta bantuan kepada orang lain yang mampu mendukung Anda. Meminta bantuan orang lain bukan berarti Anda bodoh atau tidak mampu, bisa jadi berbagai kendala yang dihadapi membutuhkan sumber daya manusia yang lebih banyak bukan?
5. Buat Prioritas Pekerjaan
Menyusun daftar dan skala prioritas merupakan salah satu upaya agar Anda dapat menyelesaikan pekerjaan secara bertahap. Dahulukan pekerjaan yang mendesak dan urgent, karena hal tersebut akan berpengaruh pada kinerja Anda di perusahaan. Nah…cara yang cukup ampuh adalah menyusun list atau daftar pekerjaan dengan deadline waktu masing-masing. Paling tidak, dengan cara ini rasa malas Anda akan semakin berkurang serta menjadi lebih termotivasi untuk bekerja.
6. Hindari Distraksi Pengganggu Pekerjaan
Well…oke, kadang-kadang kita senang saat sesekali melihat lama sosial media kita seperti Instagram, Facebook atau twiter kita diberikan like dan comment oleh orang lain. Namun, pernahkan Anda menyadari bahwa media sosial kadang seperti candu yang dapat merenggut waktu produktif Anda dan mampu mendistraksi pekerjaan. Jadi lebih baik mulai sekarang, fokuslah pada pekerjaan, kurangi bermain media sosial dan hilangkan rasa malas yang kadang menyergap pikiran Anda. (has)
