Gangguan Psikis Remaja Memiliki Multiple Factor

Masa remaja merupakan fase hidup yang cukup dramatis, karena di dalam tahapan ini seseorang akan mengalami cukup banyak perubahan. Tak hanya perubahan yang bersifat fisik seperti perubahan tanda seksual primer maupun sekunder, perubahan secara psikologis pun juga kerap kali menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. Menariknya, di zaman yang serba digital dan informasi sangat mudah untuk didapatkan telah berdampak pada kondisi psikologis para remaja.

Dilansir dari penelitian yang telah dilakukan oleh Subin Park, H. Jang dan Eun-Sun Lee Dari International Journal of Environmental Research and Public Health, menyatakan bahwa para remaja di Korea Selatan makin banyak mengalami stres dan gangguan psikologis. Beberapa penyebab gangguan piskis pada para remaja di Korea Selatan adalah kondisi keluarga yang tidak harmonis, penurunan prestasi akademik, tekanan sosial dan ekonomi yang cukup keras, dan berbagai kondisi lain yang menyebabkan para remaja makin terpuruk kondisi psikisnya.

Berikut ini adalah Lima gejala awal para remaja mengalami gangguan psikologis:

1. Mudah Marah dan Emosional

Para remaja yang sedang mengalami gangguan psikis, umumnya sulit untuk mengontrol emosinya dengan cukup baik. Tak hanya itu, mereka juga mengalami masalah dalam menempatkan dirinya pada berbagai kondisi dan situasi yang sulit. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jiwa para remaja yang tengah mengalami gangguan psikis ini akan cenderung menarik diri dari lingkungannya.

2. Menurunnya Prestasi Belajar

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Para remaja juga cenderung kurang mampu mengolah dan mengorganisasikan informasi dengan tepat dan akurat. Tak jarang, karena terlalu sibuk dengan kegiatan di luar pendidikan dan mencoba hal-hal baru, para remaja akhirnya mengalami penurunan prestasi akademik di sekolah. Alih-alih memperbaiki prestasinya, remaja ini justru makin stres tanpa mencoba untuk memperbaikinya.

3. Melakukan Kebiasaan Buruk

Anak remaja yang mengalami gangguan psikis, biasanya akan lebih sering melakukan banyak kebiasan dan tindakan yang bururuk. Tindakan tersebut diantaranya adalah merokok, minum alcohol, melakukan pergaulan bebas dan bahkan ada yang sampai terjerat masalah narkoba. Cara ini dilakukan dikarenakan, para remaja ini belum mampu mencari solusi dari permasalahan yang tengah merek hadapi. Akibatnya gangguan psikis seperti stress, depresi dan trauma makin parah mendera mereka.

4. Perubahan Perilaku Tidak Wajar

Bagi para orangtua yang saat ini tengah memiliki anak remaja, tentu saja memiliki tantangan tersendiri. Remaja yang mengalami gangguan psikis, memiliki kecenderungan mengalami perubahan perilaku yang tidak wajar. Adapun perubahan perilaku tersebut diantaranya adalah mudah marah, emosi meledak, sering tidak sabaran dan tak jarang juga sering melakukan tindakan sembrono. Pada beberapa kasus, anak remaja yang mengalami gangguan psikis ini akan mengalami gangguan fokus diri dan cenderung menarik diri dari lingkungannya.

5. Gangguan Tidur dan Makan

Para remaja yang mengalami gangguan psikis, akan mudah cemas, over thinking dan kadang kala juga mengalami gangguan tidur atau insomnia. Pada beberapa kasus, bahkan remaja ini juga akan mengalami gangguan makan seperti mengalami maag, gangguan pencernaan sehingga berdampak pada penurunan berat badan. Jadi bagi para orangtua yang saat ini tengah memiliki buah hati yang mengalami gangguan psikologis, ada baiknya segera mencari bantuan dari para profesional seperti Psikolog dan Psikiater agar segera mendapatkan pertolongan.

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *