Masa pubertas merupakan fase peralihan dari usia anak-anak kemudian beranjak ke masa remaja. Masa ini kadang disebut sebagai masa tumpang tindih karena mencakup akhir dari masa kanak-kanak namun merupakan masa awal untuk menuju usia remaja. Kelompok usia pada masa pubertas ini berada pada usia 11-15 tahun. 

Masa pubertas dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pra pubertas, tahap puber dan tahap pascapubertas. Setiap fase dalam pubertas memiliki karakteristik yang unik. Pada masa prapubertas misalnya. Pada tahap ini biasanya akan mengalami tumpang tindih dengan dengan satu atau dua tahun terakhir dengan masa kanak-kanak. Ciri fisik pada masa ini sudah mulai terlihat seperti tubuh bertambah tinggi dan keluar bulu halus pada tubuh.

Berbeda dengan masa prabupertas, masa puber sendiri justru sudah mulai terlihat secara fisik. Ciri fisik yang mencolok adalah perubahan suara lebih maskulin pada pria, tumbuhnya jakun dan ciri fisik lainnya. Sedangkan pada wanita fase puberitas akan terlihat dari mulai membersarnya payudara, dan sudah mulai mengalami menstruasi pertama kali. 

Sedangkan fase pasca pubertas pada anak dapat ditandai dengan perkembangan organ seksual baik sekunder dan primer sudah berkembang dengan baik. Selain itu, pada usia ini secara emosional seorang anak sudah mulai memiliki preferensi, ingin menyendiri, mudah bosan, emosi yang belum terkontrol dengan baik, kepercayaan diri yang belum stabil atau naik turun dan kadang takut berpenampilan sederhana karena takut teridentifikasi sebagai orang dewasa atau anak-anak.

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *