Manfaat Bermain di Luar RuanganManfaat Bermain Di Luar Ruangan Bagi Anak

Dunia anak merupakan dunia yang penuh dengan rasa ingin tahu dan keceriaan. Karena itu, tak heran anak-anak mengekspresikan dirinya, mencari hal-hal baru untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Salah satu hal paling menarik dari masa kanak-kanak adalah keinginan bermain dengan teman-teman sebanyanya. 

Bagi anak-anak bermain merupakan salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan. Betapa tidak, dengan bermain, anak-anak menjadi bahagia dan dapat mengekspresikan dirinya, serta mampu mengembangkan motoris halus dan motoris kasarnya. Lebih dari itu, dengan bermain, anak-anak juga dapat tumbuh dan berkembang lebih optimal, karena perkembangan psikomotorisnya menjadi lebih maksimal. Namun sayangnya, kemajuan era digital belakangan ini telah menjadikan para orangtua melupakan pentingnya bermain bagi anak secara langsung, bukan sekadar dengan media digital seperti telpon pintar, gawai atau aplikasi media digital lainnya. 

Penggunaan telpon pintar, gawai atau peralatan yang lainnya sesungguhnya merupakan salah satu opsi bagi anak untuk belajar mengembangkan ketrampilan kognitifnya. Namun ada hal lain yang lebih penting dari sekedar kemampuan kognitif atau kecerdasan otak, yaitu kemampuan social dan penempatan diri. Kecerdasaran social menjadi bagian sangat penting, dalam konstruksi kepribadian anak karena melalui kecerdasan social yang memadai anak-anak akan dapat berinteraksi secara tepat dengan sebayanya, mampu mengekspresikan diri secara wajar dengan orangtuanya. Nah..salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong kemampuan kecerdasan social anak adalah dengan melakukan permainan langsung di alam terbuka, bukan sekadar menjejali mereka dengan gawai atau telpon pintar serta membiarkan mereka asik berjam-jam lamanya. 

Bermain di alam terbuka merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh para orangtua dalam menstimulus motoric kasar anak-anak, sehingga mereka dapat memiliki ketrampila social yang baik. Tak hanya itu, permainan di out door juga menjadi salah satu sarana untuk membangun sensitivitas anak dalam merespon kondisi sosial dan emosional di sekitarnya. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Essex, bermain di luar ruangan akan menyebabkan anak-anak menjadi lebih peka dengan lingkungan. Selaian itu, anak-anak akan memiliki ketrampilan sosial yang baik, serta menumbuhkan rasa percaya diri kelak  jika telah menjadi dewasa. Bukti empiris lainya menyatakan bahwa, 64% anak-anak di Inggris hanya menghabiskan waktu seminggu sekali untuk bermain-main di luar ruangan, seperti berkebun, berkeliling kota, atau sekadar bermain di taman bersama teman sebayanya. Padahal, membiasakan anak bermain di luar ruangan justru akan membuat anak tumbuh normal dan mengurangi risiko anak sosiapat atau antisosial. 

Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kreativitas

Permainan outdoor atau di luar ruangan akan menjadikan anak mampu menemukenali sejumlah keadaan atau situasi yang terjadi di alam sekitarnya. Mampu mencium bau harum bunga di taman, melihat hewan-hewan kecil di taman seperti serangga, kupu-kupu, atau bahkan katak di kebun, hanyalah sebagian pengalaman yang akan membuat anak-anak lebih responsif terhadap fenomena di lingkungan sekitarnya. 

Sementara itu, pada saat melakukan permainan dengan teman-temannya, anak-anak akan cenderung berkomunikasi dan berusaha memahami satu dengan yang lainnya. Cara ini merupakan metode yang ampuh untuk mendorong ketrampilan sosial anak dalam mengenali orang-orang di sekitarnya. Berusaha menyapa orang lain, belajar mengucapkan terimakasih, meminta dengan sopan pada orang lain atau teman, berusaha berbagi mainan dengan sahabatnya hanyalah sebagian kecil contoh aktivitas yang mampu memberikan dampak positif. 

Selain dapat mengurangi stres pada anak akibat paparan digital yang terlalu sering, bermain di luar ruangan juga akan meningkatkan kemampuan kreatif anak. Bahkan sejumlah permainan outdoor zaman dulu gobak sodor, petak umpet, lompat tali, bisa jadi dikenalkan dan menjadi wahana bermain yang dapat menjadi media katarsis atau pelepasan ketegangan emosi anak. Jadi rasanya tidak ada salahnya bagi ayah dan bunda untuk mengajak anak bermain di luar ruangan secara rutin. (has/ayu)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *