Berbagai Jenis Gangguan BelajarGangguan Belajar Berpengaruh Pada Perkembangan Anak

Para orangtua terkadang dibuat jengkel dengan keinginan dan komitmen belajar anak belakangan ini. Apalagi jika dikaitan dengan kewajiban belajar yang harus dilakukan secara daring atau online akhir-akhir ini. Dengan situasi yang hingga kini masih terus dilakukan pemantauan, terkait dengan pembelajaran tatap muka, praktis orangtua tetap berkewajiban mendampingi sang buah hati ketika melakukan pembelajaran secara online.

Tak jarang, karena pembelajaran dilakukan secara online anak-anak menjadi lebih mudah bosan dan tidak tertarik belajar. Apalagi jika dikaitkan dengan model pembelajaran secara online yang tak jarang lebih banyak memberikan beban tugas pekerjaan rumah. Alih-alih anak belajar mengerjakan sendiri tugas dan pekerjaan rumahnya, yang terjadi justru orangtua lah yang mengerjakan tugas tersebut.

Menariknya, makin lama belajar orangtua justru makin tidak sabaran mendampingi sang buah hati. Tentu saja kondisi ini dapat dimaklumi, karena tidak semua orangtua memiliki kemampuan sebagai pendidik  serta dapat mengarahkan anak saat sedang melakukan pembelajaran. Akibatnya, yang terjadi orangtua justru semakin emosi dan marah-marah kepada anak, lantaran mereka enggan dan bosan belajar. Bahkan ada sebagian orangtua yang mengeluhkan anak-anak mereka sulit berkonsentrasi dan mudah beralih terhadap kegiatan lainnya. Nah…jika hal tersebut sering terjadi maka barangkali, buah hati Anda mengalami gangguan pemusatan konsentrasi atau bahkan mengalami gangguan dalam belajar.

Jenis-Jenis Gangguan Belajar

Menurut John. W Santrock, ilmuwan psikologi dari Amerika, gangguan belajar sejatinya dapat dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikologis. Nah berikut ini adalah sejumlah gangguan belajar yang kerap menimpa anak-anak :

Disleksia

Disleksia merupakan jenis gangguan belajar pada anak-anak, yang memiliki beberapa ciri penting yaitu, anak mengalami kesulitan dalam hal mengeja tulisan, huruf, mengenali kata dan kalimat. Tak jarang anak-anak penderita disleksia ini akan kesulitan memahami suatu kalimat karena mengalami kendala saat membedakan sejumlah huruf. Akibatnya, anak menjadi sulit membaca sehingga kemampuan verbal yang berkaitan dengan pemahaman kalimat menjadi kurang optimal. Gangguan ini mempengaruhi bagian pada otak yang berfungsi memproses   bahasa. Anak penderita disleksia memiliki kesulitan dalam memahami suara dan menghubungkan suara tersebut dengan huruf atau kata.

Disgraphia

Sementara itu, menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke menyatakan bahwa disgraphia adalah jenis kelainan saraf pada anak yang menyebabkan, seorang anak mengalami kesulitan untuk menulis, menyusun kata, menyusun kalimat. Dalam beberapa kasus, anak-anak yang mengalami disgraphia ini akan mengalami kesulitan memahami sebuah narasi atau cerita sederhana, dan mengungkapkannya dalam bentuk tulisan. Tak hanya itu, Sejumlah faktor yang meningkatkan anak menderita gangguan disgraphia adalah anak dengan gangguan hiperaktif, gangguan konsentrasi, ADHD dan anak yang mengalami keterlambatan bicara atau speech delay.

Diskalkulia

Berbeda dengan yang lainnya, diskalkulia justru berkaitan dengan kemampuan anak dalam memahami angka. Bentuk dan jenis kelainan ini merupakan manifestasi dari ketidakmampuan anak-anak untuk menggenali angka saat melakukan perhitungan, baik di sekolah maupun di kehidupan kesehariannya. Gejala awal pada anak-anak yang mengalami gangguan diskalkulia dapat dilihat secara sederhana. Adapun gejala tersebut diantaranya adalah; anak menjadi sulit untuk mengingat hal-hal yang berkaitan dengan angka, kurang dapat beritung secara runut, tidak dapat memahami dan melakukan perhitungan sederhana misalnya penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Selain itu, anak-anak penderita diskalkulia cenderung tidak sabar saat harus menunggu antrian. Penderita diskalkulia hendaknya dapat dikenali lebih awal, agar bisa segera ditangani, sehingga tidak berdampak pada tumbuh kembang maupun kehidupan sosialnya. (has)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *